Sunday, January 25, 2009

RESIKO

Tertawa berisiko tampak bodoh
Menangis berisiko tampak sentimental
Mengulurkan tangan berisiko keterlibatan
Mengekspos perasaan berisiko mengekspos diri sejati
Mencintai berisiko tidak dicintai
Hidup berisiko mati
Mengharap berisiko putus asa
Mencoba berisiko gagal

Tapi resiko tetap harus diambil karena bencana terbesar dalam hidup adalah tidak berisiko apa-apa.

Orang yang tak pernah mengambil resiko, tak pernah melakukan apa-apa, tak punya apa-apa dan bukan apa-apa. Mereka mungkin terhindar dari penderitaan dan kesusahan, tapi mereka tidak belajar, merasa, berubah, berkembang, mencinta dan tak pernah hidup.

Mereka terbelenggu oleh sikap-sikap mereka

Mereka adalah budak, yang mengorbankan kebebasan mereka

Hanya orang yang mengambil resiko yang bebas


Apa kamu berani mengambil resiko?


>> You Can Win by Shiv Khera

1 comment:

YOSIA HANDOKO said...

100% agree with u, Mungkin saya mau mensharekan sedikit . Terkadang , mungkin permasalahan yang sering muncul adalah seberapa kita dapat mengetahui jalan yang disediakan Tuhan bagi kita / apakah hal yang kita jalanni sudah sesuai dengan kehendak Tuhan? Sehingga kita sering menunda melakukan sesuatu karena menunggu panggilan Tuhan berikutnya, atau peneguhan ulang dariNya untuk memastikan( memang terlihat rohani ), hal itu memang perlu, namun terkadang Tuhan sudah sediakan jalan didepan mata kita, hanya kita tdk mau mengambil resiko terlalu besar.
Teman, Satu hal yang saya tahu, cara pandang Tuhan kita jaauuu..hh lebih sempurna dari kita, Tuham mau , kita Just Do It! Then He will follow n Guide you in God's way..
jika kita ungdang Dia di setiap jalan yang akan kita tempuh, percayalah Dia dengan senang hati menuntun jalan yang kita ambil..!!
Praise to THE LORD!