Friday, January 30, 2009

Pelajaran dari Barack Obama


Waktu Barack H. Obama berkampanye dan akhirnya terpilih jadi Presiden Amrik, semua sorotan dunia tiba-tiba berpaling padanya. Banyak orang berharap penuh pada slogannya yang berjudul Change. (Yap, semua orang butuh perubahan akhir-akhir ini). Menarik juga sih, karena nggak sembarangan orang bisa melakukan apa yang dia lakukan.

Well, Mr. Obama mungkin jauh dari jangkauan kita. Tapi, ada beberapa hal yang menarik perhatian saya sehubungan dengan kehebohan berita yang ditimbulkannya. Ada hal-hal yang kita bisa pelajari juga lho..

1. Dia bercita-cita jadi Presiden sejak kecil
Kebayang gak kalo ada anak di sekitar kamu yang hitam, gak berbakat memimpin, gak terlalu menonjol dibanding teman-temannya bilang bahwa dia bercita-cita jadi Presiden? Pasti kita memandang sebelah mata. 'Siape lu?' atau 'Ngaca dulu kalii..'. Tapi, anak hitam ini berhasil mewujudkan cita-citanya.
Pelajaran : jangan suka meng-underestimate-kan orang. Se'biasa' apapun dia, hargai dia. entah apa cita-citanya, impiannya. Siapa tahu dia suatu hari jadi orang besar, kita juga yang bakal malu sama sikap kita nanti, kaan..

2. Dia Presiden kulit hitam pertama
Rasialisme masih terjadi di mana-mana. Jangan pura-pura. Kamu sendiri pasti pernah menyaksikannya entah di mana. Atau mungkin melakukannya. Kamu melihat orang lain yang beda ras sama kamu dan menganggapnya 'lain'. Entah lebih rendah, nggak level, atau semacam itu. Itu namanya bentuk rasialisme. Bentuk penjajahan terselubung yang seharusnya dientaskan dari cara berpikir kita. Kita adalah sama, sepadan dan sederajat. Gak peduli warna kulit kita putih, hitam atau merah.
Kecuali kamu masih merasa hidup di abad pertengahan, go ahead. Tapi please, deh, kita hidup di jaman modern, guys!

3. Kita semua berhak untuk mencapai impian kita
Jangan terlalu dengarkan apa kata orang. Jika kamu sungguh-sungguh punya ketetapan hati untuk impianmu, pergilah, kejar impianmu. Kamu punya makna yang nggak bisa digantikan oleh orang lain kalo kamu nggak jadi dirimu. Dunia akan kehilangan kamu, entah kamu sadar atau tidak. Ketimbang jadi seseorang yang bingung dan merasa negatif tentang dirimu, ubah cara berpikirmu. Ganti pandangan negatifmu. Lepaskan kaca mata hitam kesedihanmu dan jadilah dirimu sendiri. Kamu berharga. Bahkan mungkin jauh berharga dari apa yang dapat kamu pikirkan tentang dirimu sendiri.

Kalo ada yang bisa kamu kerjakan sekarang, jalanilah hidupmu dalam tujuanmu. Hidup adalah sebuah perjalanan. Karena itu, kamu harus menentukan akan ke mana kamu menuju. Jangan mau berhenti di tempat. Jangan terlalu memperhatikan kata orang. Jalanilah. Pandang lurus ke depan. (Kalo kamu butuh mencari tahu lebih banyak tentang dirimu, beli dong buku saya Curhat Yuk!' di toko-toko buku kesayangan kamu - promosi!:)).

Kalo Obama aja bisa, kenapa kita yang lain nggak?

No comments: