Friday, January 9, 2009

Bagaimana Supaya Lebih Bahagia?

Banyak orang menanyakan bagaimana agar lebih bahagia dalam hidup.

Well, ini beberapa tips dari saya:
1. Lakukan apa yang kamu suka
Entah menulis, menggambar, menyanyi, browsing internet, nonton, makan es krim, apa saja yang kamu suka (dengan catatan: tidak ada pihak yang dirugikan!).

2. Buat jurnal syukur
Kamu punya jurnal? Suka menulis jurnal? Jika ya, bagus sekali. Jika tidak, mungkin ini saat yang tepat untuk memulainya. Daftarlah setiap hari di akhir harimu apa-apa saja yang membuat kamu bersyukur. Dengan melakukannya, kamu akan memfokuskan pikiranmu pada hal-hal positif ketimbang negatif. Ini sangat baik, karena pikiranmu tak bisa memikirkan 2 hal yang bertentangan sekaligus.

3. Jangan terus-terusan menengadah ke atas
Ingatlah, ada orang-orang yang lebih susah darimu. Hidupmu belumlah gagal jika kekasih tercintamu meninggalkanmu. Atau isi dompetmu sudah tinggal separuh di pertengahan bulan. Hidupmu lebih penting dari hal-hal itu, friends, jadi jangan tangisi apa pun yang tidak layak kamu tangisi!

4. Buat orang lain bahagia
Tahukah kamu bahwa salah satu rahasia kebahagiaan adalah membuat orang lain bahagia? Apa yang bisa kamu lakukan pada orang lain? Menraktir teman? Menolong adik mengerjakan PR? Jika kamu belum pernah melakukannya, cobalah lakukan dan lihat khasiatnya bagi dirimu!

5. Terimalah keadaanmu apa adanya
Mungkin... kamu bukan ranking 1 di kelas, kamu bukan yang paling kaya di antara teman segankmu, bukan yang paling pintar, bukan yang dipilih ikut lomba pelajar teladan mewakili sekolahmu, tapi kamu tetap kamu. Semua ketidak sempurnaanmu itulah yang membentuk kamu jadi kamu yang utuh dan berharga!

6. Hidup tanpa penyesalan
Apapun yang terjadi pada masa lalumu, lupakanlah semua itu. Kamu nggak boleh menyalahkan apapun atau siapapun. Yang sudah berlalu, biarlah berlalu. Yang penting bukanlah apa yang ada di belakangmu, melainkan apa yang ada padamu sekarang. Kabar baiknya, kamu bisa mengubah masa depanmu dengan menjadikan hari ini penuh makna. Tinggallah dalam saat ini, teman, lupakan semua hal buruk yang pernah menimpamu. Sambut hari depanmu dengan penuh harapan. Ada kejutan yang menantimu di sana!

7. Mencari Tuhan
Jika semua hal di atas sudah kamu lakukan namun kamu belum juga bahagia, mungkin ini saatnya untuk mencari Tuhan. Tuhan menaruh dalam diri tiap orang sebuah lubang kosong yang tak dapat diisi oleh siapapun selain oleh Dia sendiri. Oleh karena itulah, jika kamu masih merasa hampa walaupun telah memiliki segalanya, mungkin hanya 1 yang perlu kamu lakukan: mencari Tuhan dan membina hubungan baik denganNya!

Seperti kata pepatah, kebahagiaan adalah menemukan apa yang kita kira sudah hilang dari hidup kita. Well, kadang-kadang prinsip ini bener juga, sih..

How happy are you?

Thursday, January 8, 2009

MENCARI KEBAHAGIAAN


Apa arti kebahagiaan jika kamu harus mendefinisikannya secara pribadi?

Bagi tiap orang, kebahagiaan memiliki arti yang beda. Walaupun apa yang disebut sebagai kebahagiaan itu seringkali hanyalah sebuah realitas semu alias fatamorgana, nggak sedikit orang masih mencarinya dan menganggap hal-hal tersebut sumber kebahagiaan mereka.

Berikut ini adalah standar yang biasa digunakan sebagai standar kebahagiaan (coba cek kamu termasuk yang mana) :
1. Uang
Sebagian besar orang akan bilang yess! untuk poin ini. Uang emang bikin kita bahagia..

2. Harta
Kamu pasti pernah mengalaminya. Jujur saja. Pasti kamu pernah kan ngucap walaupun mungkin hanya dalam hati 'Seandainya aku punya.... (bisa diisi dengan laptop, blackberry, iPod, motor keren, mobil baru, ponsel O2, dsb), pasti aku bahagia..'.

3. Popularitas
Popularitas memang suka bikin orang mabuk kepayang. Kalo nggak, mana mungkin audisi Indonesian Idol disesaki begiiiiitu banyak kontestan!

4. Pasangan hidup yang ideal
Pertanyaan:
Apa kamu mau punya pacar ganteng (atau cantik) dan baik hati tapi nggak punya duit?
Jawaban (kemungkinan besar) :
Walaupun -mungkin- mau, tapi gimana yaa, kalo ada yang lebih baik lagi mungkin saya pikir-pikir dulu....

5. Meraih impian
Ini sih sudah jelas. 'Kalo bisa liburan ke luar negeri, kalo buku saya diterbitkan dan laris manis (hehe, ini mah impian saya!), kalo saya diangkat jadi manager, kalo saya menang lotre, kalo..... PASTI saya bahagia!'. > Ini kalimat sakti kita tentang kebahagiaan.

Padahal, dalam kenyataannya..
Jika UANG bikin bahagia,
kenapa Leon Fraser -presiden Bank of International Settlements- mati bunuh diri?

Jika HARTA atau kepemilikan akan barang tertentu bikin bahagia,
kenapa perasaan saya biasa-biasa saja setelah memiliki laptop idaman yaa?

Jika POPULARITAS bikin bahagia,
kenapa para selebriti nggak mau kehidupan pribadi mereka diekspos media?

Jika PASANGAN HIDUP IDEAL bikin bahagia,
kenapa Pangeran Charles masih nyari yang lain waktu Lady Di masih ada? Apa sih yang kurang dari Lady Di?

Jika MERAIH IMPIAN bikin bahagia,
kenapa kita nggak pernah puas untuk terus menaikkan standar impian kita?

Jika bersedia merenungkan pertanyaan-pertanyaan di atas, kita akan mendapati bahwa hakekat kebahagiaan yang sesungguhnya itu ada di dalam hati, bukan berdasarkan apa yang kita makan, minum dan pakai. Apa yang ada di dunia ini semuanya bersifat sementara. Sekalinya dilibas tsunami, misalnya, akan amblas dalam sekejap. Kita tak pernah menduga apa yang akan terjadi, bukan?

Mungkin idealisme atau kesempurnaan yang kita harapkan akan datang sesekali sebagai sebuah peristiwa besar, namun peristiwa-peristiwa kecil selalu ada di sekeliling kita, menuntut perhatian dan tanggung jawab yang sama layaknya sebuah peristiwa besar. Jika kamu terus menunggu peristiwa besar dalam hidup, mungkin kamu akan menanti seumur hidup dan tak memperoleh hasil apa-apa. Tapi jika kamu bersedia meluangkan waktu untuk menikmati hal-hal kecil dalam hidupmu, seperti timbulnya jerawat di dahi, kuku yang terkelupas, bad hair day, didiamkan sohib tersayang, dihukum mama karena kartu kreditmu over limit, berantem sama sang pacar, baju kesayanganmu ketumpahan saus tomat, kamu akan lebih menyadari bahwa hidup ini indah dan berarti karena hal-hal kecil tersebut! (Percayalah, hal-hal buruk selalu lebih asyik untuk diceritakan kembali ketimbang kisah indah!).

Ketidak sempurnaan dalam hidup kadang memang perlu diterima sebagai sebuah anugerah. Hidup ini meyimpan banyaaak sekali rahasia yang nggak akan pernah kita ketahui maknanya jika kita tak pernah mengalaminya sendiri.

Mungkin kamu perlu belajar untuk menerima hal-hal yang tak bisa kamu ubah dan memperjuangkan apa yang bisa kamu ubah dalam hidup untuk mengetahui rahasia kebahagiaan sejati. Ketidak sempurnaan apa yang ada padamu? Bisa saja hal-hal itulah yang membawamu pada kebahagiaan yang sesungguhnya!

Monday, January 5, 2009

Menemukan Passion dalam Hidup

Konon, jika ingin berhasil dalam hidup, kita perlu untuk menjalani hidup sesuai passion kita, agar kita bisa sepenuhnya menikmati apa yang kita kerjakan. Pernah dengar pepatah ‘Lakukanlah apa yang kamu suka, maka kamu takkan merasa bekerja setiap kali kamu melakukannya..’?. Ok, mungkin nggak tepat seperti itu, tapi kurang lebih begitulah..
Jika kamu bingung menentukan mau sekolah di jurusan mana, kuliah apa, atau bekerja sebagai apa, kamu perlu untuk memahami dirimu dan menemukan passionmu.
Berikut cara menemukan ‘gairah’ dalam hidupmu:
  1. Cari tahu apa yang paling kamu suka
Apa yang paling kamu suka? Menggambar? Bicara? Melukis? Hewan peliharaan? Alam ? Tingkah laku manusia ? Jangan remehkan hal-hal kecil. Oprah menyadari bahwa ia suka bicara, dan karena melakukan apa yang disukainya, ia menjadi seorang milyarder.
  1. Kegiatan apa yang bisa membuatmu rela melakukannya tanpa dibayar?
Konon, kita perlu bekerja lebih keras dari jumlah bayaran kita, agar kelak kita dibayar lebih banyak dari pekerjaan kita. Bagaimana dapat melakukannya, jika kita tidak suka dengan apa yang kita lakukan? Agar kamu lebih ‘terhubung’ dengan pekerjaanmu, pikirkan, apa yang membuatmu bersedia melakukannya tanpa dibayar, maka kamu akan melakukannya dengan segenap hati.
  1. Apa yang menurutmu sangat mudah untuk dilakukan, padahal tidak menurut orang lain?
Ada yang mengatakan membuat pola dan merancang pakaian itu mudah dan dapat dipelajari semua orang, sedangkan bagi sebagian besar, menjahit dan merancang itu sesuatu yang membosankan. Menurut Alicia Keys, menulis lagu, bernyanyi dan memainkan musik itu mudah. Tapi tentu saja, bagi sebagian besar kita, itu sesuatu yang sukaaaar sekali. Ada yang menganggap menggambar itu mudah, yang lain menganggap menulis jauh lebih mudah. Bagi tiap orang, kegiatan itu beda. Apa yang menurutmu sangat mudah dilakukan?
  1. Kegiatan apa yang membuatmu susah berhenti melakukannya?
Maksudnya, kamu jadi lupa waktu, lupa makan, lupa hal lain dan merasa sedang berada di duniamu sendiri ketika melakukannya.
  1. Topik apa yang paling membuatmu bersemangat?
Maksudnya bukan cewek atau cowok taksiranmu, tapi topik yang benar-benar penting bagimu.
  1. Apa yang paling membangkitkan rasa percaya dirimu?
Tidak hanya suka, biasanya kita merasa percaya diri kita terdongkrak saat melakukan apa yang jadi passion kita. Selidiki dirimu sendiri!
  1. Jika masih bingung, tanyakan pada orang tuamu, apa yang paling menonjol darimu ketika kamu masih kecil?
Mungkin kamu menganggapnya sebagai permainan, tapi siapa tahu seorang pecinta lego di masa dewasanya menjadi seorang arsitek? Bisa jadi seorang penulis terkenal hanyalah seorang penghayal di masa kecilnya. Atau pecinta anjing menjadi dokter hewan? Seorang anak kecil sudah bisa menemukan apa-apa yang sungguh disukainya dalam hidup!

 
Update:
Anda seorang dewasa yang belum juga menemukan passion dalam hidup? Klik di sini untuk versi dewasanya.. :) 

Friday, January 2, 2009

One Step At A Time!

Suatu hari, ketika saya bermimpi akan jadi penulis tapi tidak tahu harus mulai dari mana, saya iseng-iseng browsing internet tentang 'bagaimana cara menulis buku'. Lalu, entah bagaimana ada satu website yang menarik perhatian saya. Di sana dituliskan dengan jelas judulnya : Bagaimana Cara Menulis Sebuah Buku. Waw, pikir saya, keren juga nih. Coba baca, ah.. Tapi ternyata, setelah saya baca, kamu tahu apa tipsnya?
Begini nih..

Jika kamu ingin menulis buku, inilah langkah-langkahnya:
1. Tulislah kalimat pertamamu
2. Lanjutkan dengan kalimat kedua
3. Ulangi langkah pertama dan kedua
Selamat menulis!

It's that simple!!! Mo marah gak sihh.. Tapi, setelah saya renungkan, saya pikir bener juga. Kalo mo nulis buku mah gak usah pake formula-formula ajaib. Sebenernya, gak ada kok rahasia supaya buku kita diterbitkan dengan cepat. Kalo kamu pengen menulis buku, tulis saja bukumu, kamu nggak butuh hal lainnya -kecuali mungkin mengumpulkan bahan sebelumnya.

Demikian juga dengan kehidupan. Sebenernya, nggak ada yang namanya formula ajaib untuk sukses. Semua website, buku-buku pengembangan diri dsb mungkin bisa membantu kita dengan berbagai tips yang dikemas menarik. Namun semua itu gak akan ada gunanya selama kita sendiri tidak bertindak dan melakukan sesuatu.

Jika kamu memang ingin berhasil dalam menempuh perjalananmu, hanya satu yang penting: jalani hidupmu sebaik mungkin. Melangkahlah dengan penuh keyakinan. Jika Tuhan menciptakanmu, maka kamu bukanlah hasil eksperimenNya. Kamu bukti nyata kasihNya. Kamu harus yakin pada dirimu. Berlakulah benar. Jika kamu takut akan Tuhan, kamu akan mengembangkan karakter yang baik dalam dirimu. Jangan pedulikan kata orang. Jika sesuatu tidak sesuai dengan prinsipmu, tinggalkan saja. Kamu toh punya standar sendiri untuk dilakukan.

Kamu itu unik dan berbeda dari orang lain. Kamu tidak perlu mendefiniskan dirimu dengan apa yang kamu pakai. Seperti kata ayah Miley Stewart dalam Hannah Montana 'Kami laki-laki keluarga Stewart tidak mendefinisikan diri kami dengan mobil yang kami miliki'. Kamu hanya sebatas apa yang kamu pikirkan tentang dirimu!

Jika kamu tidak tahu bagaimana harus mencari arah dalam perjalananmu, mulailah dengan berjalan selangkah demi selangkah. Jangan kuatir tentang hari esok. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Jalani apa yang ada di hadapanmu sekarang ini. Rencanakan apa yang akan kamu lakukan dan lakukan rencanamu. Sesederhana itu. Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapanmu tetap ke muka , karena itulah yang terbaik untuk saat ini, guys!

blessings!
K.

Thursday, January 1, 2009

Menurut Kamu, Siapakah Tuhan Itu?

Mengawali tahun 2009 ini, yuk berpikir tentang Tuhan.. Mungkin selama ini kamu menganggap hidupmu adalah pusat dari alam semesta ini, jadi tiap orang harus sibuk memikirkan kepentinganmu, tugas-tugasmu, perasaanmu, perkataanmu, pikiranmu, kebutuhanmu, pokoknya semua tentang kamu.

Di tahun baru ini, yuk mulai memikirkan hal lain di luar dirimu. Mama Papa mungkin sibuk dengan bisnis mereka, teman-temanmu punya masalah sendiri, kakak adikmu punya tugas lain yang harus dikerjakan, para asisten dan pegawai di rumahmu dibayar bukan hanya melayani kepentinganmu, tapi kepentingan semua orang di rumahmu.

Mungkin kamu punya banyak rencana, kesibukan, impian atau persoalanmu sendiri di sepanjang tahun yang akan datang ini, tapi yuk coba berpikir di luar bingkai. Mari coba belajar untuk melakukan sesuatu bukan seperti yang biasa kamu lakukan. Jika selama ini fokusmu hanya pada hidupmu, kenapa sekarang tidak mencoba untuk melihat sesuatu yang lebih besar dari dirimu sendiri? Mungkin ini saat yang tepat untuk memikirkan tentang Tuhan lebih serius.

Menurut kamu, siapakah Tuhan itu?

Penyedia setiap kebutuhanmu?


Satpam yang bertugas menjaga kamu, rumahmu dan segala hartamu?


Dewa yang memandang dari kejauhan?

Cara pandangmu terhadap Tuhan akan menentukan sikapmu kepadaNya. Ketiga hal di atas mungkin identik dengan Tuhan dalam pikiranmu, tapi satu yang kerap kita lupakan, yaitu Dia adalah Penguasa Alam Semesta, termasuk setiap detil hidup kita. Dia merencanakannya dengan sangat teliti dan penuh tujuan. Tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Apapun yang terjadi, semua ada dalam rencanaNya. Dipikirkan, diperhitungkan, dan disempurnakan selalu.

Yang beda hanya cara pandang kita. Ketika menghadapi sesuatu yang berat, kita belum mengerti tujuan Tuhan hingga kita hanya bisa menilainya sebagai ' sesuatu yang buruk'. Padahal, selalu ada hikmah yang besar di balik setiap peristiwa buruk yang kita alami bersama dengan Tuhan.

Jika lain kali kamu menghadapi sesuatu dan merasa bingung, coba tanyakan pada Tuhan 'Apa yang Kau kehendaki untuk kulakukan pada saat ini?'. Dia adalah Tuhan, jadi Dia tahu segala yang terbaik. Kamu, orang tuamu, sohibmu, Oprah Show atau buku-buku self help mungkin mengetahui semua pelajaran tentang kehidupan yang baik, tapi itu tidak cukup. Tuhan mengetahui setiap hal yang akan terjadi, bahkan sejak sebelum dunia dijadikan. Dan segala hari-hari yang akan datang dalam hidupmu tertulis dalam kitabNya.

Mengawali tahun 2009 ini, membina hubungan lebih dalam dengan Tuhan mungkin bisa jadi alternatif Resolusi Tahun Baru yang tepat. Toh janjiNya 'Barangsiapa yang percaya kepada Tuhan, tidak akan dipermalukan..'.

Jika bisa mendapatkan yang terbaik dari Tuhan, kenapa puas dengan yang baik dari manusia?

Selamat Tahun Baru..


Tuesday, December 30, 2008

MEMBUAT RESOLUSI TAHUN BARU

Hari-hari ini adalah hari-hari terakhir kita berada di tahun 2008. Sebentar lagi kita sampai pada tahun 2009, tahun yang masih belum terprediksi, belum diyakini bisa membawa angin segar terhadap kestabilan dunia, baik dari segi ekonomi, politik, keamanan, blablabla... Namun, tetep aja kita nggak boleh patah semangat. Jangan takut menderita, karena orang yang takut menderita sudah menderita karena ketakutannya, kata pepatah.

Seperti tiap remaja pada umumnya, kamu juga pasti ikutan dong bikin Resolusi untuk Tahun 2009 ini, karena gimanapun, kamu pasti pengen ada sesuatu yang lebih baik untuk hidupmu di tahun yang akan datang. Gak salah, kok..

Berikut, beberapa tips yang kiranya dapat membantu kamu membuat resolusi tahun barumu:
1. Be realistic
Jangan langsung merujuk pada hal-hal besar seperti membintangi film layar lebar, dong, kalo kamu berniat jadi aktris. Lolos audisi mungkin lebih gampang dicerna dan diterima dengan akal sehat, deh..

2. Pecah tujuan besarmu ke dalam tujuan-tujuan kecil.
Maksudnya, kalo kamu pengen lolos audisi, ya ikutan audisi dong. Ketimbang langsung bercita-cita jadi juara kelas, mungkin lebih enteng kalo tujuanmu adalah poin 8 untuk pelajaran matematika di raport, atau dapet nilai 9 untuk ulangan matematika minggu depan.
Pernah baca '7 Kebiasaan Efektif Remaja'nya Sean Covey? Di sana dia menjelaskan tentang langkah-langkah bayi yang harus diambil sebelum kita mengambil langkah raksasa. Ini teori yang bagus banget. Pecah tujuan setahunmu ke dalam kelompok-kelompok kecil. Untuk mencapai tujuan itu, apa yang harus kulakukan bulan ini? Apa yang harus kulakukan satu minggu ini? Bahkan, apa yang harus kulakukan hari ini?

Jangan lupa bahwa every single day of your life counts. Jadi, jangan main-main deh dengan waktu yang kamu miliki. Toh salah satu persamaan kita dengan orang-orang hebat dunia adalah waktu yang kita miliki, bukan?

3.Buat evaluasi berkala
Lakukan evaluasi untuk melihat sampai di mana perkembanganmu. Mungkin bagus jika kamu juga membuat penilaian atas masing-masing kegiatan. Misalnya kotak baik, sedang atau buruk di samping daftarmu. Atau bisa juga seperti review film, buat lima bintang di samping daftarmu dan centangi secara berkala perkembanganmu.

4. Bertindak tegas
Jika dalam waktu satu bulan kamu belum bisa mengubah kebiasaanmu, atau kamu mungkin merasa resolusimu terlalu berat, jangan teruskan. Coret saja itu dari daftarmu dan ganti dengan sesuatu yang lebih mudah kamu lakukan. Jangan sampai di akhir tahun nanti -lagi-lagi- kamu sedih karena tak berhasil menyelesaikan apa yang kamu rencanakan.

5. Santai, jangan terlalu memaksakan diri
Jika dua dari tujuh daftarmu gagal, jangan menghukum diri. Toh kamu juga manusia biasa yang seringkali melakukan kesalahan..

6. Sertakan Tuhan dalam setiap rencanamu
Ini sangat, sangat penting. Agar jika kamu berhasil, kamu tahu ada Tuhan yang menyertaimu melewati setiap penghalangnya. Dan jika kamu gagal, kamu masih bisa melihat kemungkinan lain yang dapat terjadi. Biasanya, hikmah di balik kegagalan itu jauh lebih besar dibandingkan sekedar mendapat juara, lho..

7. Tulis, tulis, tulis
Konon, rencana atau impian yang tidak ditulis tidak akan pernah mendapat tindakan nyata. Kamu perlu memiliki sebuah jurnal khusus dimana kamu harus mencatat semua kegiatan dan perkembanganmu di dalamnya. Suatu hari nanti, jika kamu sudah berhasil, kamu bisa menoleh kembali ke belakang untuk melihat bagaimana air mata dan perjuanganmu mengantarmu sampai ke tempat itu.. Menyenangkan sekali rasanya!

8. Jadilah dirimu sendiri
Jangan ikut standar orang. Kamu tahu apa yang paling baik bagi dirimu! Jika sesuatu baik pada orang lain, belum tentu itu juga baik padamu.

9. Bertindaklah!
Jangan tunggu saat yang tepat, karena saat itu tak akan pernah datang. Lakukan saja rencanamu SEKARANG!

Well, semoga tip-tips ini bisa membantu. Selamat membuat resolusi, kawan..

And, before I forget, have a blessed wonderful Happy New Year !
(oh, it's too early, right?)

peace & blessings,
K

Sunday, December 28, 2008

Tidak Semua Seperti yang Terlihat

Emang bener nasehat yang menyatakan kalo kita sama sekali nggak boleh membandingkan diri kita dengan apa yang tampak di majalah atau TV, karena biasanya apa yang tampak di sana bisa sama sekali beda dengan tampak aslinya.

Coba deh perhatikan foto-foto di bawah ini, yang menunjukkan seorang model yang bisa difoto dalam tampang yang umurnya beda-beda, yang dilakukan hanya dengan make up dan tata lampu yang mengagumkan..

Ini bukti bahwa teknologi memang bisa menghadirkan keajaiban yang menipu, tapi seringkali bikin kita (walaupun sudah tahu) tetap ketipu juga.. :).

(Vogue Paris November 2008 with Eniko Mihalik by Inez van Lamsweerde and Vinoodh Matadin styled by Carine Roitfeld, make-up by Lisa Butler)

10 years old: [below]
Image Hosted by ImageShack.us

20 years old: [below]

Image Hosted by ImageShack.us

30 years old: [below]

Image Hosted by ImageShack.us

40 years old: [below]

Image Hosted by ImageShack.us

50 years old: [below]

Image Hosted by ImageShack.us

60 years old: [below]


Image Hosted by ImageShack.us

Lain kali kamu melihat kulit halus atau dandanan tanpa cela, jangan keburu syirik dulu. Tau kan, bahwa semua itu bukan magic bukan sihir, hanya sedikit sentuhan software ajaib bernama photoshop, seorang make up artist, and permainan tata lampu..

Jadi, pepatah lama 'Be Yourself' kayaknya masih harus tetap ditegakkan deh..


Sumber : Picdit.wordpress.com

Monday, December 8, 2008

Hebat dengan Pembuktian

Tidak ada seorang pun yang lebih hebat darimu,
namun engkau tidak akan pernah lebih hebat dari orang lain
kecuali engkau membuktikannya..
-- negarawan Bernard Baruch

Quotes

Jangan ikut campur urusan orang,
urusanmu sendiri sudah banyak!

Masa Kalah Sama Orang Tua?

Sering, kita merasa sebagai orang muda, apa sih hal besar yang bisa kita buat? Padahal, sebaliknya, banyak orang tua memikirkan hal yang sama. Apa yang bisa mereka buat pada usia mereka yang banyak itu?

Coba simak bagaimana orang-orang tua ini melakukan sesuatu dalam umur mereka yang terbilang tidak muda lagi..

  • Komodor Vanderbilt membangun hampir semua jalan keretanya di usia 70th lebih.
  • Kant menulis beberapa karya terbesarnya dalam filsafat di usia 70 tahun lebih
  • Goethe menulis bagian kedua dari Faust setelah usianya 80 th
  • Tennyson berusia 83 tahun ketika menulis 'Crossing The Bar'
  • Peran terbesar Benyamin Franklin dalam melayani negaranya sebagian besar dilakukan setelah usianya 60 th.
  • Gladstone menjadi PM Inggris pada usia 83 th.
  • Bismarck dari Jerman melaksanakan tugas kenegaraan pada usia 70 th
  • John Glenn kembali ke ruang angkasa di usia 75 th
  • Verdi menulis opera-operanya di usia 80 tahunan.
  • Titian melukis karya besarnya The Battle of Lepanto pada usia 95 th dan The Last Supper pada usia 99 th
  • Michaelangelo masih menghasilkan karya besar di usia 99 th.
  • Monet tetap berkarya di usia 85 th
Jika para pendahulu kita bisa, kenapa kita nggak?

Atau jika kita merasa tidak bisa melakukan hal-hal yang besar, kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan cara yang besar, seperti kata Hellen Keller. Setuju?